Harga Minyak Anjlok Sekitar 2% Bursa Saham Jepang Dibuka Lebih Rendah Pada Hari Kamis

EduForex/ May 23, 2019/ Forex, Market Review/ 0 comments

Harga minyak anjlok sekitar 2% Bursa saham Jepang dibuka lebih rendah pada hari Kamis

Nikkei Dow Jones Oil Price

Pan-Eropa Stoxx 600 ditutup turun 0,08% atau 0,31 poin menjadi 379,19. Sektor perbankan menunjukkan penyusutan 1,45%. Sementara saham teknologi memimpin kenaikan, melonjak 1,24%, demikian laporan CNBC, Rabu (22/5) atau Kamis (23/5) dini hari WIB.

Pasar regional utama berakhir variatif. Indeks FTSE 100 menguat 5,27 poin atau 0,07% menjadi 7.334,19. DAX Jerman bertambah 0,21% atau 25,27 poin menjadi 12.168,74, sedangkan CAC 40 Prancis menyusut 0,12% (6,48 poin) menjadi 5.378,98.

Harga emas di pasar spot stabil di posisi USD1.273,68/oz pada pukul 02.10 WIB. Jatuh ke level terendah sejak 3 Mei, yakni USD1.268,97/oz pada sesi sebelumnya. Demikian laporan Reuters, di Bengaluru, Rabu (22/5) atau Kamis (23/5) dini hari WIB. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup sekitar 0,1% lebih tinggi menjadi USD1.274,20/oz.

Risalah pertemuan terakhir Federal Reserve menunjukkan pembuat kebijakan setuju bahwa pendekatan sabar mereka saat ini untuk menetapkan kebijakan moneter dapat dipertahankan “untuk beberapa waktu.”

Indeks dolar bertahan di dekat level tertinggi satu bulan, membuat emas mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Harga minyak anjlok sekitar 2%, Rabu, karena lonjakan stok minyak mentah AS. Menambah kekhawatiran investor bahwa sengketa perdagangan antara Washington dan Beijing dapat mengurangi permintaan dalam jangka panjang.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup pada posisi USD70,99/ barel, turun USD1,19 atau 1,7%. Demikian laporan Reuters, di New York, Rabu (22/5) atau Kamis (23/5) pagi WIB.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), merosot USD1,71 atau sekitar 2,7% menjadi USD61,42/ barel.

Persediaan minyak mentah AS membengkak sebesar 4,7 juta barel dalam pekan terakhir ke level tertinggi sejak Juli 2017. Yakni 476,8 juta barel menurut Badan Informasi Energi. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan penurunan 599.000 barel.

Bursa saham Jepang dibuka lebih rendah pada hari Kamis, mengikuti penurunan di Wall Street karena perdagangan AS-Cina dan perselisihan teknologi terus meningkat.

Indeks acuan Nikkei 225 kehilangan 0,47% atau 100,50 poin, menjadi 21.182,87 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,39% atau 6,09 poin, menjadi 1.540,12.

Indeks Hang Seng turun 1,37% atau 379,76 poin, menjadi 27.326,18.

Benchmark Shanghai Composite Index merosot 0,38% atau 10,86 poin, menjadi 2.880,84. Sedangkan Shenzhen Composite Index, yang melacak saham di bursa kedua China, turun 0,40% atau 6,15 poin, menjadi 1.534,70.

Benchmark Dow Jones Industrial Average turun 0,4% menjadi ditutup pada 25.776,61, meninggalkan dasarnya datar untuk minggu ini.

Sementara itu, S&P 500 yang lebih luas turun juga 0,4% menjadi 2.856,27, sementara Nasdaq yang berat teknologi kehilangan 0,5% menjadi berakhir pada 7.750,84, keduanya berbalik negatif untuk minggu ini.

Saham dalam rantai ritel Target melonjak 7,8% setelah perusahaan membukukan laba lebih baik dari perkiraan.

Investor tersentak oleh laporan media bahwa Presiden Donald Trump mempertimbangkan untuk memasukkan daftar hitam perusahaan pengawasan video China Hikvision dalam langkah yang mirip dengan larangan penjualan bulan ini kepada perusahaan telekomunikasi Huawei.

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*