Emas Mengabaikan Tekanan Dolar

EduForex/ May 31, 2019/ Forex, Market Review, Strategi Forex/ 0 comments

Emas menekan harga dollar AS

Emas mengabaikan tekanan dari dolar yang menguat ke level tertinggi hampir dua pekan. Data menunjukkan meredanya tekanan inflasi Amerika Serikat, meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve. Harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi USD1.288,03/oz pada pukul 01.13 WIB. Setelah menembus USD1.288,87/oz, level tertinggi sejak 17 Mei, demikian laporan Reuters, Jumat (31/5) dini hari WIB. Logam kuning itu berbalik arah dari awal sesi, ketika jatuh ke level terendah sejak 23 Mei di posisi USD1.274,44/oz.

Bursa Wall Street berbalik menguat, Kamis, setelah dua sesi penurunan berturut-turut. Ketika saham yang terkait minyak anjlok seiring kejatuhan harga komoditas “emas hitam” itu. Saham bergerak negatif pada awal sesi tetapi Dow Jones Industrial Average berbalik menguat 0,17% atau 43,47 poin menjadi 25.169,88 pada penutupan perdagangan (AFP & NBC). Indeks berbasis luas S&P 500 bertambah 0,21% atau 5,84 poin menjadi 2.788,86. Sedangkan Nasdaq Composite Index naik 20,41 poin atau sekitar 0,27% menjadi 7.567,72.

Emas Mengabaikan Tekanan Dari Dolar

Bursa ekuitas Eropa pulih kembali, Kamis. Tetapi tetap berada di jalur untuk mencatatkan penurunan bulanan terbesar tahun ini di tengah eskalasi perang perdagangan AS China yang terus bertahan. Pan-Eropa Stoxx 600 ditutup menguat 0,42% atau 1,56 poin menjadi 372,07. Meskipun sektor otomotif rata-rata melemah, demikian laporan CNBC. Pasar regional utama juga berakhir di zona hijau. Indeks FTSE 100 naik 0,46% atau 32,86 poin menjadi 7.218,16. DAX Jerman bertambah 64,27 poin atau 0,54% menjadi 11.902,08, dan CAC 40 Prancis meningkat 0,51% (26,79 poin) menjadi 5.248,91.

Tanda perlambatan ekonomi zona euro. Bersama dengan kekhawatiran tentang kebangkitan partai eurosceptic di negara-negara UE, telah melukai mata uang bersama tersebut. Euro naik 0,04% menjadi USD1,1135, mendekati USD1,11055 yang dicapai sepekan lalu, yang merupakan level terendah dua tahun.

Dolar juga tetap tangguh terhadap Yen. Meski berada di tengah kondisi penghindaran risiko (risk aversion). Dolar melemah tipis 0,05% menjadi 109,535 yen, tetap di atas level terendah dua pekan yang dicapai Rabu.

Sterling siap untuk mencetak depresiasi bulanan terbesar terhadap dolar dalam setahun karena mundurnya PM May yang segera terjadi. Memperdalam kekhawatiran tentang Brexit tanpa kesepakatan. Pound melemah 0,13% menjadi USD1,261.

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*